Tag Archive sampul raport berkualitas

ByWulan Febriolita

Pengelolaan Dokumen Akutansi Dalam Perusahaan

Pengelolaan Dokumen Akutansi Dalam Perusahaan

Tahap Pencatatan Dalam Siklus Akuntansi Perusahaan Jasa - Kelas PintarSampul Buku – Akuntansi menurut  American Accounting Association (AAA) adalah proses mengidentifikasi, mengukur dan melaporkan informasi ekonomi untuk memungkinkan adanya penilaian dan keputusan yang jelas dan tegas bagi pihak pemakai informasi. Sedangkan akuntansi menurut American Institute of Certified Public Accountants (AICPA) adalah proses pencatatan, penggolongan dan peringkasan transaksi kejadian yang tepat (berdaya guna) dalam bentuk satuan uang dan penafsiran hasil dari proses tersebut. Berikut ini cara pengelolaan dokumen akuntansi dalam perusahaan.

Pengelolaan Dokumen Akutansi Dalam Perusahaan

Sebagai gambaran untuk menghasilkan laporan penjualan, transaksi, retur, kuantitas penjualan dan lain sebagainya semua dicatat dan disimpan dalam sebuah dokumen fisik ataupun dokumen digital, dimana nantinya dokumen ini akan dijadikan bukti sah atas proses terjadinya proses kegiatan tersebut.

Tahapan dalam sebuah sistem akutansi antara lain sebagai berikut :

  • Bagaimana mengetahui secara pasti mengenai dokumen bukti transaksi yang digunakan oleh perusahaan, baik itu mengetahui jumlah fisik maupun non fisik serta data penting lainnya yang berhubungan dengan transaksi perusahaan.
  • Bagaiman mengelompokkan juga mencatat data yang ada seperti dokumen bukti transaksi kedalam catatan – catatan akutansi yang ada.
  • Bagaimana menyimpulkan informasi yang ada dalam catatan akutansi dan dibentuk menjadi laporan – laporan bagi pihak manajemen dan bagian lainnya yang memiliki kepentingan, sehingga menjadi informasi yang mudah dicerna dan valid.

Pengelolaan Dokumen Akutansi Dalam PerusahaanTujuan dari adanya sistem akutansi adalah untuk menyediakan informasi keuangan bagi pihak yang berkepentingan, untuk memperbaiki informasi dari sistem yang sudah ada,untuk pengendalian akutansi, serta untuk mengefisienkan pengeluaran dan pendapatan biaya – biaya perusahaan. Dengan begitu terdapat manfaat besar pada Pengelolaan Dokumen Akutansi Dalam Perusahaan yang secara langsung mampu memberikan efek yang sangat besar bagi berjalannya roda perusahaan.

Dilihat dari fungsi dan tujuannya maka sebuah pengelolaan dokumen akutansi memerlukan sebuah sistem yang efektif dan efisien. banyaknya dokumen – dokumen yang dihasilkan perharinya dalam sebuah manajemen akutansi akan menjadi sebuah masalah jika tidak dilakukan dengan benar.

Pengelolaan Dokumen Akutansi Dalam PerusahaanUntuk itu diperlukan sebuah sistem pengelolaan dokumen yang mampu mengelola semua dokumen akutansi yang ada, dalam hal ini untuk pengelolaan dokumen akutansi yang berupa fisik, penggunaan – penggunaan lemari arsip yang mempunyai kapasitas besar menjadi sebuah keharusan, dengan menggunakan lemari arsip berkapasitas besar selain akan melindungi dokumen akutansi dari berbagai ancaman juga mampu mensentralisasi penyimpanan dokumen.

Untuk pengelolaan dokumen dalam bentuk digital penggunaan Document Management System (DMS) merupakan solusi yang patut dipertimbangkan, bagaimana tidak dengan menggunakan DMS ini maka akan memudahkan seorang akuntan dalammengelola dokumen keuangan nya dengan aman dan efektif.

ByWulan Febriolita

Penyimpanan Arsip Sistem Tanggal

Penyimpanan Arsip Sistem Tanggal

Kearsipan Sistem Tanggal | Other Quiz - QuizizzSampul Buku – Penyimpanan arsip sistem tanggal adalah sistem penyimpanan dan penemuan kembali arsip yang disusun berdasarkan tahun, bulan, dan tanggal arsip dibuat. Sistem ini merupakan sistem yang sederhana dan mudah, tetapi sistem ini seringkali menggunakan alat bantu lain (kartu indeks) untuk menemukan arsip yang dicari. Hal ini dekarenakan orang sangat sulit untuk mengingat tanggal kapan surat tersebut dibuat. Apalagi jika arsip yang dicari sudah terjadi beberapa tahun yang lalu. Inilah artikel yang akan membahas mengenai penyimpanan arsip ssitem tanggal.

Jenis-jenis peralatan dan perlengkapan dalam sistem tanggal.

Peralatan dan perlengkapan yang digunakan untuk penyimpanan arsip sistem tanggal antara lain sebagai berikut;

a)   Filing Cabinet

Filing Cabinet Lion Standar Harga Ekonomis | MasterKantorFiling cabinet disesuaikan dengan daftar klasifikasi yang sudah dibuat. Pada umumnya satu laci filing cabinet dapat menyimpan arsip untuk satu tahun. Tetapi bisa saja 1 laci untuk menyimpan arsip 2-3 bulan, jika arsip yang disimpan dalam jumlah yang banyak.

b)    Guide

Jual GUIDE atau SEKAT ARSIP di Lapak JASA ARSIP KONSULTINDO | BukalapakJika satu laci memuat arsip satu tahun, maka satu laci memerlukan guide sebanyak 12 (dalam satu tahun ada 12 bulan). Tetapi jika satu laci memuat 2-3 bulan maka diperlukan guide sebanyak bulan tersebut.

c)   Hanging Folder

Macam Macam Jenis Alat-Alat Peralatan Kearsipan dan FungsinyaJumlah hanging folder yang dibutuhkan adalah sebanyak jumlah hari dalam satu tahun. Tetapi jika laci hanya untuk 2-3 bulan, maka diperlukan hanging folder sebanyak jumlah hari dari 2-3 bulan tersebut.

d)    Kartu Indeks

6 Warna Indeks Tab Kartu Indeks Stiker Set Cute Sticky Note Post Memo Pad  untuk Perlengkapan Sekolah Aksesoris Kantor Alat Tulis|memo pad|cute sticky  notessticky notes - AliExpressKartu indeks diperlukan sebanyak jumlah dari jenis arsip yang disimpan. untuk lebih jelas peralatan yang dibutuhkan pada penyimpanan sistem tanggal ini silahkan baca.

Prosedur penyimpanan arsip sistem tanggal

Langkah-langkah penyimpanan arsip sistem tanggal pada dasarnya sama dengan langkah sebelumnya, antara lain sebagai berikut.

a)    Memeriksa surat/berkas

Surat/berkas diperiksa dengan melihat tanda-tanda perintah penyimpanan dan menentukan identitas surat, yaitu tanggal surat tersebut dibuat. Contoh:
Agus akan menyimpan arsip dari PT Surya Kencana tertanggal 1 Maret 2013. Berarti identitas surat tersebut adalah 1 Maret 2013.

b)   Mengindeks

Membagi tanggal menjadi tanggal utama, sub tanggal, dan sub-sub tanggal. Contoh:
Surat tanggal 1 Maret 2013 terdiri dari tanggal utama (2013), sub tanggal (Maret), sub-sub tanggal (1).

c)   Mengode

Memberi kode pada surat dengan kode tanggal. Pembuatan kode dengan menuliskan kode tanggal pada sebelah kanan atas sebagai penanda surat. Hal ini dimaksudkan agar mempermudah pada saat pencarian kembali arsip.

d)   Menyortir

Kegiatan menyortir dilakukan tergantung situasi dan kondisi, menyortir dilakukan jika kuantitas surat masuk dan keluarnya banyak pada hari yang sama.

e)   Menempatkan

Langkah terakhir dalam penyimpanan surat adalah menempatkan arsip sesuai dengan kode dan klasifikasi surat. Contoh: arsip tertanggal 1 Maret 2013 disimpan pada laci berkode 2013, dibelakang guide Maret, di dalam hanging folder berkode 1. Perlu diingat bahwa penyimpanan sistem tanggal pun harus menyediakan kartu indeksnya, jadi kartu indeks untuk surat tertanggal 1 Maret 2013 harus dibuat juga.

Prosedur penemuan kembali arsip sistem tanggal

Langkah-langkah penemuan kembali arsip pada sistem tanggal adalah sebagai berikut.

  • Tentukan identitas surat, berupa tanggal berapa surat tersebut dibuat. Contoh Arip ingin meminjam arsip lamaran kerja Retno Ismaningsih tertanggal 5 Februari 2012. Berarti identitas arsip tersebut adalah 5 Februari 2012.
  • Cari arsip tersebut dalam laci berkode 2012, dibelakang guide februari didalam hanging folder 5.
  • Lihat arsip tersebut apakah benar sesuai yang dicari. Jika ya, ambil arsip tersebut dan tukar dengan lembar pinjam arsip (lembar 1).
  • Berikan arsip tersebut kepada peminjam berikut dengan lembar pinjaman arsip (lembar 2)
  • Simpan lembar pinjam arsip (lembar 3) ke dalam tickler file
Jika identitas arsip tidak diketahui maka proses mencari arsipnya menggunakan kartu indeks. Adapun langkahnya adalah sebagai berikut.
  • Tentukan identitas arsip, berupa nama orang/badan/perusahaan. contoh, Arip akan meminjam arsip Retno Ismaningsih yang tidak diketahui tanggal pembuatannya. Berarti identitas arsip tersebut adalah Retno Ismaningsih.
  • Indekslah nama tersebut menjadi Ismaningsih, Agus.
  • Tentukan kodenya menjadi Is
  • Carilah kartu indeks di dalam laci berkode I, dibelakang guide berkode I dan hanging folder Is.
  • Lihatlah kartu indeks tersebut dan lihat kode surat. contoh untuk kasus diatas setelah dilihat ternyata arsip tersebut mempunyai kode surat 5 Februari 2012.
  • Ambillah arsip yang dimaksud tadi pada laci berkode 2012, dibelakang guide Februari, dalam hanging folder 5.
  • Jika arsip tersebut benar, ambillah dari folder dan ganti dengan lembar pinjam arsip (lembar 1).
  • Berikan kepada peminjam berikut lembar pinjam arsip (lembar 2).
  • Simpan lembar pinjaman arsip tersebut (lembar 3) pada ticker file.
ByWulan Febriolita

Penyimpanan Arsip Sistem Nomor

Penyimpanan Arsip Sistem Nomor

Ahli Perkantoran: Sistem kearsipanSampul Buku – Sistem nomor adalah sistem penyimpanan dan penemuan kembali arsip yang disusun dengan menggunakan. Kode angka/nomor. Adapun sistem nomor yang digunakan berdasarkan peraturan yang sudah lazim digunakan yakni.

 

Jenis Sistem Penyimpanan Arsip berdasarkan:

  1.  Nomor Dewey
  2. Seri (urut)
  3. Terminal digit.

Sistem penyimpanan arsip berdasarkan nomor banyak digunakan di berbagai kantor atau instansi yang penggunanya menggunakan urutan nomor, cth, KTP, No. Rek Bank, Nomor Induk Siswa (NIS), dan penggunaan nomor lain semacamnya.
Contoh:

  • Sekolah                : Nomor Induks Sekolah
  • Perguruan Tinggi   : Nomor Induk Mahasiswa
  • PLN                     : Nomor Rekening Listrik
  • Rumah Sakit         : Nomor Identitas Pasien
Seperti dijelaskan diatas bahwa penyimpanan arsip dengan sistem nomor menggunakan penyimpanan dengan metode nomor tertentu, berikut akan dijelaskan metode-metode tersebut.

1. Penyimpanan arsip berdasarkan nomor Dewey

Filing sistem ini diciptakan oleh Malvile Dewey. Sistem ini disebut juga sistem desimal dengan menggunakan notasi angka 0-9. Untuk menyusun arsip dengan sistem nomor kita perlu membuat daftar klasifikasi, daftar klasifikasi ini adalah daftar yang memuat segala persoalan kegiatan yang ada di dalam kantor/perusahaan.

Membuat daftar klasifikasi Dewey memerlukan pemikiran yang tajam, karena setiap tingkat permasalahan hanya dibuat 10 masalah saja. Masalah utama terdiri dari 10 masalah. Setiap satu masalah utama terdiri dari 10 sub masalah. Setiap satu sub masalah terdiri dari 10 sub-sub masalah. Oleh karena itu, pengelompokan nama masalah harus benar-benar teliti, sehingga semua masalah surat dapat tercakup semua dalam klasifikasi.
Contoh daftar klasifikasi nomor Dewey.

Masalah utama                      Sub Masalah          Sub-sub Masalah
000 Organisasi
100 Kepegawaian
100 Upah
110 Cuti
110 Cuti Melahirkan
111 Cuti Sakit
112 Cuti Tahunan
200 Keuangan
200 Kredit
210 Pajak
210 Pajak Motor
211 Pajak Mobil
212 PBB
213 PPH

Setelah membuat daftar klasifikasi, hal berikutnya dalam penyimpanan kearsipan adalah mempersiapkan peralatan dan perlengkapan. Berikut ini adalah jenis perlengkapan dan peralatan yang dibutuhkan dalam sistem Dewey.

1. Filing cabinet

Diperlukan 10 Laci filing cabinet, kode laci ini sebagai penunjuk masalah utama. Kode laci ini berurutan sebagai berikut.
Laci 1    Kodenya    000
Laci 2    Kodenya    100
Laci 3    Kodenya    200
Laci 4    Kodenya    300
Laci 5    Kodenya    400
Laci 6    Kodenya    500
Laci 7    Kodenya    600
Laci 8    Kodenya    708
Laci 9    Kodenya    800
Laci 10  Kodenya    900

2. Guide

Setiap masalah utama terdiri dari 10 sub masalah. Maka apabila ada 10 masalah utama berarti ada 100 sub masalah. Oleh karena itu dibutuhkan pula guide sebanyak 100 buah. Untuk Kode guidenya sendiri dapat dilihat sebagai berikut.
Guide 1      Kodenya   000
Guide 2      Kodenya   010
Guide 3      Kodenya   020
Guide 4      Kodenya   030
Guide 5      Kodenya   040
Guide 6      Kodenya   050
Guide 7      Kodenya   060
Guide 8      Kodenya   070
Guide 9      Kodenya   080
Guide 10    Kodenya   090

3. Hanging Folder

Setiap sub masalah terdiri dari 10 sub-sub masalah. Jika ada 100 sub masalah berarti dibutuhkan 1.000 hanging folder. Hanging folder ini terletak dibelakang guide. Pada guide 010, terdapat 10 hanging folder yang berkode sebagai berikut.
Hanging folder 1    Kodenya    010
Hanging folder 2    Kodenya    011
Hanging folder 3    Kodenya    012
Hanging folder 4    Kodenya    013
Hanging folder 5    Kodenya    014
Hanging folder 6    Kodenya    015
Hanging folder 7    Kodenya    016
Hanging folder 8    Kodenya    017
Hanging folder 9    Kodenya    018
Hanging folder 10  Kodenya    019

d. Kartu indeks
Kartu indeks digunakan untuk mencatat setiap surat yang disimpan.

e. Rak sortir
Jumlah rak sortir disesuaikan dengan kebutuhann.

Setelah peralatannya sudah tersedia, maka langkah selanjutnya adalah penyimpanan dengan menggunakan sistem ini, prosedurnya adalah sebagai berikut.

  1. Memeriksa berkas. Tahap ini dilakukan dengan memeriksa tanda-tanda perintah penyimpanan arsip, apakan ada tanda ‘dep’, simpan, dan lain sebagainya.
  2. Mengindeks,  mengindeks dilakukan dengan cara melihat masalah surat tersebut kemudian mencocokan dengan daftar klasifikasi nomor Dewey yang sudah kita buat tadi Jangan lupa untuk membuat kartu indeksnya.
  3. Mengode, memberi kode pada surat dengan nomor klasifikasi Dewey. Contoh: Masalah cuti melahirkan berkode 111.6. Saat memasukan surat ke folder, petugas harus melihat surat ini merupakan surat yang keberapa. Jika di folder sudah ada 6 surat,  berarti surat ini merupakan surat yang ke 7. Sehingga kode surat menjadi 111.6 (surat dimulai dari kode 0 sebagai urutan 1).
  4. Menyortir, kegiatan ini dilakukan jika jumlah surat sudah banyak.
  5. Menempatkan, tempatkanlah surat di dalam laci berkode 100, dibelakang guide berkode 110, di dalam hanging folder berkode 111, surat urutan ke 7 dari belakang.
Sedangkan untuk prosedur penemuan kembali menggunakan sistem nomor dewey ini adalah sebagai berikut
  • Jika kode surat yang akan dicari sudah di ketahui, maka langsung cari saja pada tempat penyimpanannya.
  • Contoh: Arman akan mencari surat berkode 245.1. Maka ia akan mencari pada laci berkode 200, dibelakang guide berkode 240, dalam hanging folder 345, urutan surat ke 2 (2+1).
  • Ambil surat dari folder dan tukar dengan lembar pinjam arsip (lembar 1)
  • Berikan kepada peminjam berikut lembar pinjam arsip (lembar 2)
  • Simpan lembar pinjam arsip (lembar 3) pada tickler file.
  • Sedangkan jika tidak mengetahui surat yang akan dicari, maka pergilah ke cardex untuk melihat kartu indeks. kemudian lihatlah kodenya dan carilah seperti cara yang diatas.

2. Sistem penyimpanan arsip berdasarkan nomor seri (urut)

 
Sistem ini dilakukan jika jumlah arsip yang disimpan berkisar 1.000 sampai 10.000 arsip. Penomoran dimulai dari nomor 1,2,3, dan seterusnya. Pada sistem ini setiap koresponden diberi nomor kode sesuai dengan urutan yang berlaku pada Buku Nomor.
Buku Nomor adalah buku yang berisi nomor-nomor yang sudah digunakan sebagai nomor koresponden (nama) dalam file sistem nomor. Nama koresponden yang dapat deberi kode nomor adalah jika surat atas nama tersebut sudah lebih dari 5 surat. Tetapi jika belum mencapai 5 surat, maka belum ditulis pada buku nomor, surat diberi kode sementara dengan huruf C yang berarti file Campuran.
Untuk daftar klasifikasi nomor seri adalah sebagai berikut.
1 – 100 (kode laci)
      1 – 10 (kode guide
      11 – 20
             11 (kode hanging folder)
             12
             13
             14
             15
             16
             17
             18
             19
             20
101 – 200
Untuk jenis-jenis peraelatan dan perlengkapan yang digunakan adalah sebagai berikut.

a) Filing cabinet

Satu laci filing cabinet dapat menampung sampai sebanyak 5.000 surat. Namun untuk mempermudah menyimpan dan mengambil arsip sebagiknya diisi dengan 3.500-4000 arsip. Berarti untuk menyimpan 10.000 surat diperlukan 3 laci filing cabinet (satu filing cabinet berlaci)

b) Guide

Guide diperlukan sebagai pembatas, dibelakang guide ditempatkan beberapa folder, kurang lebih sepuluh folder. Satu folder berisi 25 lembar surat, berarti satu laci memuat 150 folder. Sehingga diperlukan 10 guide setiap laci.

c) Hanging Folder

Satu laci butuh sekitar 150 hanging folder. Berarti dibutuhkan sekitar 450 hanging folder untuk menyimpan arsip sebanyak 10.000 lembar.

d) Kartu Indeks

Kartu indeks dibuat sebanyak jumlah nama koresponden dari arsip yang disimpan. Jika jumlah surat dari satu koresponden sudah lebih dari 5, maka kode surat pada kartu indeks ditulis dengan kode nomor, tetapi jika belum diberi kode C.

e) Buku Nomor

Perhatikan buku nomor berikut

Tanggal                    Nama                                         Nomor File
10 Januari 2013               Muhammad Galih Prasetyo          100
15 Februari 2013             Muhammad Aryo Wibisono         101
25 Maret 2013                Adinda Nur Aisyah                      102

Setelah peralatan untuk sistem ini tersedia maka langkah selanjutnya cara menyimpan arsip dengan sistem nomor seri ini adalah sebagai berikut.
a) Memeriksa Berkas
b) mengindeks
Tentukan nama koresponden dari surat/arsip yang akan disimpan, kemudian indeks sesuai peraturan mengindeks. Kemudian lihat kartu indeks nama tersebut pada laci cardex.
Setelah melihat kartu indeks akan menghasilkan tiga kemungkinan yaitu

  1. Jika kartu indeksnya belum ada berarti arsip tersebut adalah koresponden baru, sehingga perlu dibuat kartu indeksnya dan diberi kode C.
  2. Jika indeksnya ada dan berkode C, berarti nama tersebut jumlah arsipnya masih kurang dari 5 dan disimpan pada map campuran. Tidak perlu dibuatkan kartu indeks. Bila jumlahnya lebih dari 5 surat, maka arsip tersebut dikeluarkan dari map campuran dan ditempatkan pada map individu dan diberi kode nomor, kode C pada karu indeks dicoret dan diganti dengan kode nomor.
  3. Jika karu indeksnya ada dan bernomor, berarti arsip tersebut sudah lebih dari 5 surat dan berada pada map individu. Tidak perlu dibuatkan kartu indeksnya lagi.
c) Mengkode
Beri surat sesuai dengan nomor pada buku nomor. Atau kode C, jika jumlahnya belum mencapai 5.
d) Mensortir
Kegiatan ini dilakukan jika surat dalam jumlah yang banyak.
e) Menempatkan
Arsip ditempatkan pada tempat penyimpanan sesuai dengan kode. Jika arsip berkode C, maka ditempatkan pada laci berkode C (Campuran). Tetapi jika kodenya adalah nomor, berarti ditempatkan pada laci yang berkode sesuai dengan nomor surat.
Contoh:
Arsip atas nama Ari Junaedi akan disimpan dengan sistem nomor seri. Maka herlina sebagai petugas arsip melakukan langkah-langkah berikut.
  • Mengindeks nama Ari Junaedi menjadi Junaedi, Ari.
  • Mengkode nama tersebut menjadi Ju.
  • Mencari pada karut indeks pada laci kode J, dibelakang guide Ju.
  • Lihat kode pada kartu indeks (kode 208).
  • Beri kode pada surat dengan kode 208.
  • Tempatkan arsip pada laci berkode 151-300, dibelakang guide 201-210, didalam hanging folder berkode 208, dan ditempatkan paling depan.
Untuk menemukan kembali arsip dengan menggunakan sistem ini, maka dapat dilakukan langkah sebagai berikut.
  • Cari kode nomor arsip tersebut jika sudah diketahui. Jika belum, dapat dilihat pada kartu indeks berapa nomor yang dimaksud.
  • cari arsip tersebut pada tempat penyimpanan sesuai dengan kode nomor arsip tersebut.
  • Ambil arisp dan tukar dengan lembar pinjam arsip (lembar 1)
  • Berikan pada peminjam arsip berikut lembar pinjam arsip (lembar 2)
  • Simpan lembar pinjam arsip (lembar 3) pada tickler file.

3) Sistem penyimpanan arsip berdasarkan nomor terminal digit

Sistem penyimpanan arsip berdasarkan sistem terminal digit adalah sistem penyimpanan dan penemuan berdasarkan nomor urut pada buku arsip. Nomor urut pada buku arsip dimulai pada nomor 0000 (4 digit), sehingga arsip yang bernomor 0000 adalah arsip yang pertama disimpan.
Untuk paham sistem ini diperlukan konsentrasi yang tinggi, karena sistem ini sulit dipahami
jika pertama kali membaca. Pada sistem ini penomoran ditentukan pada satu kelompok nomor yang mudah dibaca dari kanan ke kiri, yang dipisahkan dalam kelompok terdiri dari 2 – 3 nomor.
Jenis-jenis peralatan dan perlengkapan yang dibutuhkan pada sistem nomor terminal digit ini adalah sebagai berikut.

a) Filing Cabinet

Diperlukan 10 laci filing cabinet yang berkode
Laci 1 kodenya  00 – 09
Laci 2 kodenya  10 – 19
Laci 3 kodenya  20 – 29
Laci 4 kodenya  30 – 39
Laci 5 kodenya  40 – 49
Laci 6 kodenya  50 – 59
Laci 7 kodenya  60 – 69
Laci 8 kodenya  70 – 79
Laci 9 kodenya  80 – 89
Laci 10 kodenya  90 – 99

b) Guide

Setiap laci terdiri dari 10 Guide. Jika 10 laci berarti dibutuhkan 100 guide. Laci yang berkode 00-09, terdapat 10 guide yang berkode sebagai berikut.
Guide 1 kodenya  00
Guide 2 kodenya  01
Guide 3 kodenya  02
Guide 4 kodenya  03
Guide 5 kodenya  04
Guide 6 kodenya  05
Guide 7 kodenya  06
Guide 8 kodenya  07
Guide 9 kodenya  08
Guide 10 kodenya  09

c) Hanging Folder

Di belakang guide terdapat 10 hanging folder. Jika ada 100 guide berarti dibutuhkan 1.000 hanging folder.
Guide yang berkode 00, terdapat hanging folder yang berkode sebagai berikut.
Hanging folder 1    kodenya   00/0
Hanging folder 2    kodenya   00/1
Hanging folder 3    kodenya   00/2
Hanging folder 4    kodenya   00/3
Hanging folder 5    kodenya   00/4
Hanging folder 6    kodenya   00/5
Hanging folder 7    kodenya   00/6
Hanging folder 8    kodenya   00/7
Hanging folder 9    kodenya   00/8
Hanging folder 10  kodenya   00/9


d) Kartu indeks
Setiap surat yang disimpan dibuatkan kartu indeksya

e) Buku Arsip
Buku arsip adalah yang digunakan untuk mencatat surat-surat yang akan disimpan sebagai arsip.
contoh.

NO.         Tanggal Simpan         Caption/Judul         No. Surat         Hal. Surat              Ket.
0000        2 Jan 2014                  Andika                      –                        Lamaran kerja        –
0001        7 Jan 2014                  PT Agung                  3/B/1/14            Tagihan                  –
0002        3 Feb 2014                 CV Aria                    4/C/1/14            Tagihan                  –

Untuk menyimpan arsip sistem nomor dapat dilakukan sebagai berikut.

a) Memeriksa Berkas
Berkas diperiksa tanda-tanda perintah penyimpanannya

b) Mengindeks
Mengindeks dalam sistem terminal digit adalah membagi nomor arsip yang berasal dari buku arsip beberapa unit untuk menunjukkan letak/posisi dimana surat tersebut disimpan.
Jadi arsip yang akan disimpan terlebih dahulu dicatat dalam buku arsip untuk mendapatkan nomor urut penyimpanan yang sekaligus juga sebagai kode surat. Disamping itu jangan lupa dibuatkan kartu indeksnya.
Contoh kode surat 0456
Kode surat pada kartu indeks memiliki arti sebagai berikut.

Unit  I
Diambil dua angka dari urutan paling akhir (56), artinya menyatakan nomor laci (50-59) dan nomor guide (56).

Unit II
Satu angka setelah unit ke satu (4), artinya menyatakan urutan folder yang tersimpan dalam laci (56/4).

Unit III
Semua angka setelah unit 1 dan 2 (0), artinya menyatakan urutan warkat yang ada dalam folder +1.

Berarti warkat yang berkode 0456, dapat kita simpan pada laci berkode 50-59, guide 56, hanging folder 56/4, pada urutan surat ke 1.

c)  Mengkode
Menentukan kode berdasarkan nomor urut pada buku arsip. Jika surat terakhir yang disimpan sudah mencapai nomor 1000, maka surat selanjutnya bernomor urut 1001, sehingga kode nomor surat tersebut 1001.

d)  Mensortir
Dilakukan jika jumlah arsip yang disimpan dalam jumlah yang banyak.

e)  Menempatkan
Tempatkan arsip pada tempat penyimpanan yang sesuai dengan kode surat dan indeks dalam sistem terminal digit.

Untuk prosedur penemuan kembali dapat dilakukan dengan cara berikut ini.

  • Tentukan kode surat yang ingin dicari
  • jika kode surat diketahui maka langsung ke tempat penyimpanan, tetapi jika kode surat tidak diketahui maka merujuklah pada kartu indeks.
  • cari arsip pada tempat penyimpanan sesuai dengan ketentuan pemberian kode.
  • ambil arsip jika sudah ditemukan, dan tukar dengan lembar pinjam arsip (lembar 1)
  • berikan kepada peminjam arisp berikut dengan lembar pinjam arsip (lembar 2)
  • simpan lembar pinjam arisp (lembar 3) pada tickler file.
Byniken swastika

Panduan Membuat Cover Makalah di Word

Panduan Membuat Cover Makalah di WordPANDUAN MEMBUAT COVER MAKALAH DI WORD

Cover Makalah – Dengan menggunakan Microsoft Word anda tidak perlu mendesain covernya secara manual karena sudah disediakan secara otomatis di microsofot word yang tidak kalah keren dan unik. Langsung saja simak dan perhatikan langkah-langkah membuat cover makalah di word.

Sebelumnya silahkan buka microsoft word lalu buka makalah yang sudah anda buat sebelum, atau anda juga bisa membuat dokumen baru untuk cover secara terpisah.

Langkah pertama, kita akan memilih desain, caranya pilih menu Insert (panah no.1), pilih Cover Page (panah no.2), lalu pilih desain sesuai selera anda sebagai contoh disini saya memilih desain Puzzle (panah no.3).

Langkah ke dua, kita akan menambahkan judul, subjudul, dan penjelasannya sesuai dengan isi makalah. Caranya, silahkan tulis judul (panah no.1), sub judul (panah no.2), dan keterangan atau penjelasannya (panah no.3).

Langkah ke tiga, disini kita akan menghapus bagian-bagian yang tidak terpakai Caranya klik bagian yang ingin anda hilangkan lalu tekan Del atau Backspace pada keyboard 2 kali (panah no.1), maka bagian yang anda pilih akan hilang.

Nah hanya dengan tiga langkah saja anda sudah bisa membuat cover makalah dengan word yang bagus, selebihnya silahkan anda kreasikan sendiri sesuai selera.

Byniken swastika

Cara Merawat Buku

Cara Merawat BukuCARA MERAWAT BUKU

Map Raport IjazahBuku memang sangat terkenal sebagai guru bagi semua orang. Bagi Anda yang mempunyai hobi membaca, pasti memiliki atau punya koleksi buku yang sangat banya bukan? Nah membahas soal beberapa buku, hal yang harus Anda perhatikan adalah bagaimana cara merawat buku.

19 Cara Super Mudah Merawat Buku

 

Beli/dapatkan rak buku

 

rak buku

Kunci pertama untuk merawat buku adalah anda harus punya tempat.

Kalau tidak, buku akan rusak dengan cepat.

Karena tidak ada tempat yang pasti, buku akan tercecer. Dan kalau tercecer, buku anda bisa kena cipratan kopi, dirusak anak, dan hal buruk lain yang bisa terjadi.

Dan tempat paling bagus adalah dengan memakai rak atau lemari buku.

Desainnya tidak perlu unik, cukup seperti lemari biasa. Dan belilah rak buku yang kuat dan kokoh. Harganya berkisar ratusan ribu rupiah.
Anda bisa langsung beli yang agak besar, karena seiring waktu buku yang terkumpul semakin banyak.

Uang saya tidak cukup, butuh waktu lama untuk menyisihkannya.

Ada beberapa cara :
1. Selagi menyisihkan uang, taruhlah buku di satu tempat – misalnya kamar anda.
2. Jika anda kreatif, carilah lemari atau rak apa saja yang sudah tidak terpakai. Lakukan sedikit modifikasi dan taruh buku anda disitu.
3. Carilah lemari atau rak bekas dari tetangga, teman, atau kenalan anda. Pastikan kuat dan kokoh.

Dengan 3 cara diatas anda tak perlu susah-susah menghabiskan uang.

2. Berikan sampul

Tips kedua ini terlihat remeh, tapi sangat penting.

Beli sampul plastik buku yang bening, lalu tutupi buku dengannya. Jangan terlalu ketat atau longgar.

Saya relatif jarang menyampuli buku, karena bagi saya sangat merepotkan. Malah kadang membuat buku rusak. Karena itu, jika anda seperti saya, jangan paksa untuk menyampuli buku anda – karena akan sia-sia.

Alternatifnya, carilah teman anda yang tangannya rapi dan minta bantuan.

3. Gunakan pembatas buku

Saya pribadi juga agak malas membatasi halaman buku. Biasanya langsung dilipat. Memang sih, dampaknya tidak akan terlalu besar.

Tapi kalau mau buku anda terlihat benar-benar perfect, maka pakailah pembatas. Gunakanlah kertas yang agak keras sebagai pembatas.

4. Susun buku dengan cara berdiri

 

menyusun buku dengan berdiri

Hal ini untuk menghindari kerusakan jilid buku dan cover-nya apabila ditumpuk.

Hal ini bukan masalah besar bagi saya. Buktinya, buku ayah saya disusun bertumpuk tapi tetap bagus setelah belasan tahun. Jadi, bukanlah faktor yang amat besar.

5. Susun buku sesuai kategori

Jangan campur buku. Pisahkan sesuai kategorinya.

Hal ini berguna agar anda mudah mencari buku. Jadi, jika buku anda masih berantakan pengaturannya, atur ulang.
Contoh langkah mengkategorikan :

  1. Pisahkan buku menurut kategori, misalnya novel, komik, kumpulan cerpen, dan kumpulan puisi.
  2. Buat sub kategori (sb) pada setiap kategori. Misalnya komik sb-nya adalah Naruto, One Piece, dan Doraemon. Susunlah menurut sb tersebut.
  3. Kalau novel dan kumpulan cerpen bisa dipisahkan menurut genre, misalnya misteri, histori-fiksi, dsb. atau pengarangnya – tergatung selara dan kapasitas buku. Tapi kalau saya lebih suka untuk mengkategorikan menurut genre
  4. Jika ada buku berseri, susun dengan urut. Misalnya saya punya buku Tetralogi Buru. Saya akan susun dari kiri ke kanan : Buku 1, Buku 2, Buku 3, dan Buku 4.

 

6. Bersihkan dan cek ulang buku secara teratur

Keluarkan buku dari rak dan bersihkan dengan kain kering, kemonceng, atau alat kebersihan lain – hindari menggunakan alat yang basah.

Cek juga rak dan buku, apakah ada serangga, lubang, atau kerusakan lain. Untung menghindari serangga, anda bisa lihat pada tips selanjutnya.
Kedua hal diatas sebaiknya anda lakukan selama 1 atau 2 bulan sekali.

7. Jangan menekuk, melipat, atau mencorat-coret halaman buku

Saya pribadi tidak terlalu mempermasalahkan penekukan buku (untuk menandai halaman). Tapi penting juga untuk menjaga kualitas buku.

Tapi janganlah melipat buku (melipat jadi dua). Karena tidak akan enak dilihat jika mau dibaca kembali.

Apalagi mencorat-coret atau menggarisi. Hal tersebut akan sangat menganggu jika ada orang lain yang membaca. Jika memang diperlukan, catatlah di buku khusus catatan.

8. Taruh kamper pada rak buku untuk menghindari serangga

Salah satu hal paling merepotkan adalah jika buku anda termakan oleh serangga.

Oleh karena itu, ada beberapa tips untuk menghindarinya :

1. Beri kamper
2. Taruh biji lada putih dalam kain di dalam rak
3. Taruh arang dalam amplop di dalam rak

Pilih salah satu dari 3 cara diatas.

9. Beri cahaya yang cukup untuk membatasi ngengat

Taruhlah rak atau buku di dalam tempat yang memiliki cahaya yang cukup untuk membatasi ngengat.

Anda bisa membuka jendela kamar untuk membiarkan sinar matahari masuk. Tapi ya jangan terlalu ekstrim, misalnya tetap menyalakan lampu pada saat tidur. Hehehe.

Tapi jangan juga biarkan buku terkena sinar matahari langsung supaya buku tidak kuning dan bergelombang. Oleh karena itu cermatlah dalam mengatur pencahayaan di dalam kamar.

10. Jauhkan rak dari dinding

Setidaknya hindari kontak langsung dengan dinding. Supaya serangga tidak merambat.

11. Beri celah udara pada rak

Karena kelembaban adalah hal yang berbahaya bagi buku, maka solusinya adalah memberikan celah/ventilasi udara.

Selain itu, kalau anda punya AC bisa mengatur hal ini : kelembapan relatif 45-60 persen dengan temperatur 20-24 Celsius.

Tapi ya, tidak punya AC bukan masalah yang terlalu besar.

12. Hindari memfoto kopi buku

Hal ini termasuk yang paling saya hindari.

Karena memfoto kopi dapat merusak jilid buku dengan mudah.

13. Bersihkan tangan sebelum membaca buku

 

cuci tangan
 

Ini tips yang simpel tapi banyak orang tidak mau melakukannya.

Padahal lemak dari makanan, atau zat-zat lain dapat membuat buku kuning dan merubah warnanya.

…Jadi selalu bersihkan tangan sebelum membaca buku.

14. Jangan jadikan buku sebagai pengganjal atau alas

Satu lagi tips simpel yang banyak orang malas melakukannya.

15. Catatlah buku jika dipinjam – buat perjanjian

buat perjanjian
Jangan meminjamkan buku anda dengan begitu mudah.

Maksud saya bukan pelit. Tapi untuk menjaga buku, sebisa mungkin buat perjanjian saat orang meminjam buku.

Misalnya :

1. Dia tidak boleh merusak buku
2. Jika hilang harus ganti dengan buku baru
3. Dan sebagainya.

Tentu saja bilang dengan tutur kata yang sopan. Bilang kalau anda tidak pelit, tapi hanya untuk kenyamanan bersama.

16. Hindari menyimpan buku di dalam kotak kardus atau rak kayu

Kardus dan kayu mengandung asam yang bisa membuat kertas menjadi kuning. Karena itu, usahakan memberi pembatas plastik atau bookend.

17. Jangan mencampur buku yang sudah terkena rayap/jamur dengan buku yang ‘sehat’

Hal ini karena buku yang sudah terinfeksi bisa menular ke buku lain.

Karena itu selalu periksa buku anda setiap 1 atau 2 bulan. Dan segera pisahkan buku yang telah terkena rayap atau jamur di tempat khusus.

18. Jangan memberi pestisida pada buku

Jangan pernah melakukannya!

Serangga mungkin akan pergi jauh-jauh. Tapi buku dan mata anda akan rusak.

19. Perlakukan buku tua (langka) dengan khusus

Buku langka yang tua (berpuluh-puluh sampai ratusan tahun) memiliki cacat yang sering ditemukan.

Yaitu halaman yang sering menempel satu dengan yang lain.

Solusinya adalah dengan merendam kertas yang lengket di air selama setengah jam dan angin-anginkan sampai kering.

Terima kasih sudah mengunjungi website kami. Semoga bermanfaat dan sukses selalu 🙂

BINTANG NUSANTARA MAP – SAMPUL MAP IJAZAH RAPORT KURTILAS Kami produsen sampul map ijazah dan raport yang sudah berpengalaman lebih dari satu dekade, kami sudah menangani berbagai sekolah, kampus/universitas, instansi dari berbagai wilayah nusantara. Kapasitas mesin pabrik kami sudah masuk dalam standar tender. Untuk Pemesanan KLIK DISINI | HOTLINE: (022) 6037483 / 081322422522 | E-mail: bintangnusantaramap@gmail.com

Byniken swastika

Bagaimana Memperbaiki Buku Yang Rusak?

Buku yang sering dipakai, atau bahkan buku yang lama sudah tidak dipakai beresiko akan rusak. Misal kerusakan adalah salah satu halaman yang lepas dan bahkan ada yang sampul buku yang terlepas. Bagaimana cara kalian mengatasi hal ini? Jangan langsung dibuang yaa, buku yang rusak bisa diperbaiki kok 🙂 Yuk intip cara memperbaiki buku yang rusak dibawah ini 🙂

Memperbaiki halaman buku yang terlepas

  1. Siapkan alat-alat yang dibutuhkan: lem, pisau cutter, penggaris, kuas, dua lembar kertas bekas, dua lembar kertas minyak, juga buku yang lebih tebal dan berat.
  2. Rapikan bagian dalam halaman yang seharusnya menempel dengan menggunakan pisau cutter dan penggaris. Hal ini dilakukan agar bagian tersebut rapi sehingga memudahkan proses pengeleman.
  3. Letakkan bagian buku yang terlepas di atas kertas bekas, lalu letakkan selembar kertas bekas lainnya di atas bagian buku yang terlepas. Sisakan sekitar setengah centimeter di bagian yang akan dilem.
  4. Oleskan lem. Kertas yang menjadi alas akan melindungi meja atau permukaan tempat kita mengelem. Sedang kertas yang lain melindungi agar lem tidak belepotan.
  5. Tempelkan halaman yang terlepas ke buku dengan hati-hati.
  6. Tekan bagian yang berlem dengan menggunakan penggaris untuk memastikan lem tertempel dengan kuat.
  7. Letakkan kertas minyak untuk menyerap sisa lem. Kemudian, tutup buku.
  8. Beri pemberat di atasnya, lalu tunggu sampai kering.
  9. Potong sisa halaman yang terlihat “menjulur” dari buku jika perlu.

Memperbaiki sampul buku yang terlepas

  1. Siapkan peralatan yang dibutuhkan: lem, penggaris, dua lembar kertas minyak, dan kuas.
  2. Bersihkan bagian punggung buku dari debu, kemudian oleskan lem.
  3. Oleskan juga lem di sisi punggung bagian dalam sampul buku.
  4. Pasang kembali bagian isi buku dengan hati-hati. Sisipkan kertas minyak ke bagian dalam sampul depan dan belakang untuk menyerap lem yang mungkin akan merembes.
  5. Beri beban di atas buku dan diamkan semalaman.

 

Terima kasih sudah mengunjungi website kami. Semoga bermanfaat dan sukses selalu 🙂

BINTANG NUSANTARA MAP – SAMPUL MAP IJAZAH RAPORT KURTILAS Kami produsen sampul map ijazah dan raport yang sudah berpengalaman lebih dari satu dekade, kami sudah menangani berbagai sekolah, kampus/universitas, instansi dari berbagai wilayah nusantara. Kapasitas mesin pabrik kami sudah masuk dalam standar tender. Untuk Pemesanan KLIK DISINI | HOTLINE: (022) 6037483 / 081322422522 | E-mail: bintangnusantaramap@gmail.com

Byniken swastika

Pentingnya Sertifikat Tanah

Bagi Anda yang mempunyai rumah, sudahkah Anda memiliki setifikat rumah? Jika punya, sudah tahukah apa pentingnya mempunyai sertifikat tanah? Nah, sertifikat tanah tersebut memiliki beberapa manfaat, diantaranya adalah sebagai berikut :
  • Dengan mudah dapat membuktikan bahwa dirinya sebagai pemegang hak. Sebab, dibandingkan dengan alat bukti tertulis lain, sertifikat hak atas tanah merupakan alat bukti yang kuat atas kepemilikan hak atas tanah. Sebagaimana disebutkan dalam pasal 19 ayat 2 huruf c Undang – Undang Pokok Agraria (UUPA). Seseorang atau badan hukum akan mudah membuktikan dirinya sebagai pemegang hak atas suatu bidang tanah apabila namanya jelas tercantum dalam sertifikat tanah tersebut. Diapun dapat membuktikan mengenai keadaan – keadaan dari tanah tersebut seperti luas tanah, batas – batasnya, bangunan – bangunan yang ada, jenis hak beserta beban – beban yang ada pada hak atas tanah tersebut.
  • Memperoleh jaminan kepastian hukum dan perlindungan hukum.
  • Memudahkan dan mempersingkat proses peralihan hak atas tanah dan pembebanan hak atas tanah.
  • Harga tanah menjadi lebih mahal (tinggi).
  • Memperkuat posisi tawar – menawar apabila hak atas tanah diperlukan pihak lain untuk kegiatan pembangunan.
  • Bila dijadikan jaminan utang nilainya lebih tinggi.
  • Penetapan besaran pajak bumi dan bangunan tidak mudah keliru.
2.    Pemerintah
  • Dapat tercipta tertib administrasi pertanahan. Adanya sertifikat hak atas tanah membuktikan bahwa data tanah yang bersangkutan telah terdaftar dan tersimpan secara lengkap pada kantor pertanahan.
  • Dapat memperlancar dalam kegiatan pemerintahan yang berkaitan dengan tanah dalam program pembangunan.
  • Data pertanahan ini sangat penting untuk pembangunan infrastruktur seperti tol atau jaringan kereta api, perencanaan pipa – pipa irigasi, kabel telepon, penarikan pajak bumi dan bangunan, dll.
  • Dapat mengurangi sengketa di bidang pertanahan.
  • Calon pembeli atau kreditur dapat memperoleh keterangan yang jelas dan pasti mengenai data fisik dan data yuridis tanah yang akan menjadi objek perbuatan hukum. Sertifikat hak atas tanah memberikan kepercayaan bagi pihak bank, lembaga keuangan non bank atau kreditor lainnya untuk memberikan pinjaman uang kepada pemiliknya. Sehingga misalnya pemilik hak tanah adalah seorang pengusaha, maka ia dapat dengan mudah mengembangkan usahanya dengan adanya kemudahan dalam memperoleh akses permodalan dengan menjaminkan tanahnya.

Dengan demikian, Sertifikat hak atas tanah memberikan rasa aman bagi pemiliknya. Sifatnya pasti dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Semua keterangan yang tercantum dalam sertifikat itu mempunyai kekuatan hukum dan harus diterima (oleh hakim) sebagai keterangan yang benar sepanjang tidak ada bukti lain yang dapat membuktikan sebaliknya.

Kalau ternyata apa yang termuat didalamnya ada kesalahan, maka diadakan perubahan dan pembetulan seperlunya. Dalam hal ini yang berhak mengadakan pembetulan itu bukan pengadilan, melainkan Badan Pertanahan Nasional (BPN) sebagai instansi yang membuat sertifikat tanah. Pihak yang merasa dirugikan karena kesalahan dalam sertifikat tersebut dapat mengajukan permohonan ke BPN untuk melakukan perubahan atas sertifikat yang di maksud dengan melampirkan putusan pengadilan yang menyatakan adanya kesalahan.

BINTANG NUSANTARA MAP – SAMPUL MAP IJAZAH RAPORT KURTILAS Kami produsen sampul map ijazah dan raport yang sudah berpengalaman lebih dari satu dekade, kami sudah menangani berbagai sekolah, kampus/universitas, instansi dari berbagai wilayah nusantara. Kapasitas mesin pabrik kami sudah masuk dalam standar tender. Untuk Pemesanan KLIK DISINI | HOTLINE: (022) 6037483 / 081322422522 | E-mail: bintangnusantaramap@gmail.com

Byniken swastika

Apa manfaat Sampul Buku Unik?

Pada umumnya bagi oramg pecinta buku atau pecinta membaca buku, ketertarikan awal adalah dari covernya. Dengan sampul yang bagus juga akan meningkatkan semangat membaca.Ada banyak cara merawat buku dan salah satunya adalah dengan menyampul buku-buku. Selain dengan plastik, kamu juga bisa memberi sampul buku unik yang punya banyak manfaat ini.

Melindungi Buku dari Kerusakan

Buku adalah salah satu benda yang patut dikoleksi dan umumnya tahan melewati zaman ke zaman. Namun, untuk mempertahankan daya awetnya ini, tentu saja kamu perlu melakukan beberapa hal.

Selain menyimpan dalam rak dan memberi kamper antikutu dan rayap, kamu bisa melindungi buku dengan sampul tambahan. Sampul ini dibuat dengan berbagai macam bahan mula dari plastik hingga kain flanel. Perlindungan tambahan ini bisa memproteksi buku sehingga kamu akan merasa aman dan nyaman membawa buku kesayangan ke mana pun.

Memperindah dan Menggambarkan Perilaku Penyampulnya

Banyak pembaca buku yang memilih sebuah buku karena tertarik melihat sampulnya. Ada berbagai jenis desain sampul, mulai dari ilustrasi manis hingga foto artistik yang mencerminkan isi bukunya.

Selain memberi sentuhan yang lebih indah pada buku, ternyata sampul juga bisa memberi kesan tentang si pemilik buku. Mereka yang rajin menyampul buku dengan berbagai sampul mulai dari plastik hingga membuat sampul sendiri, umumnya adalah pencinta buku yang menyayangi dan menganggap bukunya sebagai aset penting yang harus dihargai.

Meningkatkan Kreativitas

Jika kamu kebetulan kurang suka dengan cover buku yang asli, kamu bisa membuat sampul versi sendiri. Selain melindungi buku dari kerusakan, sampul atau cover buatan sendiri juga membuat lebih puas karena bisa dikreasikan sesuai keinginan.

Kamu bisa membuat beragam cover dengan berbagai macam bahan yang ada di sekitar, bahkan dari baju atau celana bekas yang sudah tak terpakai lagi. Kamu tinggal melihat desain yang disukai dan mulai menjahit dengan rapi untuk membuat cover yang keren.

Membuat cover unik sendiri juga bisa merangsang kreativitas kamu dalam berimajinasi dan berkarya. Bahkan, bukan tidak mungkin sampul buku unik ini jadi sumber penghasilan yang menjanjikan.

Membuat Buku Lebih Awet

Salah satu kekhawatiran para bibliophile adalah rentannya kertas dan sampul buku yang mudah rusak oleh udara lembap dan rayap. Banyak cara yang harus dikerjakan mulai dari penjemuran rutin, menyimpan di ruang dengan suhu kering, sampai menebar obat antikutu dan rayap.

Cover atau sampul buku tambahan juga bisa dilakukan untuk melindungi buku dan memperpanjang usianya. Selain itu, cover atau sampul tambahan juga dapat memberikan proteksi agar sampul asli tidak mudah ternoda atau rusak.

Demikian ulasan singkat dari kami, semoga bermanfaat 🙂

BINTANG NUSANTARA MAP – SAMPUL MAP IJAZAH RAPORT KURTILAS Kami produsen sampul map ijazah dan raport yang sudah berpengalaman lebih dari satu dekade, kami sudah menangani berbagai sekolah, kampus/universitas, instansi dari berbagai wilayah nusantara. Kapasitas mesin pabrik kami sudah masuk dalam standar tender. Untuk Pemesanan KLIK DISINI | HOTLINE: (022) 6037483 / 081322422522 | E-mail: bintangnusantaramap@gmail.com

 

Byniken swastika

10 Jenis Kertas Dalam Percetakan

Untuk pekerja karyawan, mahasiswa, pelajar, guru dan lain sebagainya. Pasti pernah menyetakkan atau mengeprint dokumen. Bagi pewira usaha, kantor- kantor juga pasti pernah mencetak hasil desainnya. Lalu kertas apa yang cocok untuk desain kita? Mari kita ulas 10 Jenis Kertas Dalam Dunia Percetakan

  1. Art Paper

Jenis Kertas ini mempunya permukaan yang halus dan licin. Kertas jenis ini biasa di gunakan untuk mencetak Brosur, Majalah, Katalog atau Flayer. Gramaturnya mulai dari 85gr, 100gr, 115gr, 120gr dan 150gr.

  1. Art Carton

Kertas Jenis ini mempunyai permukaan yang sama dengan jenis kertas Art Paper yang membedakan hanya ketebalannya saja. Kertas jenis ini biasa digunakan untuk mencetak Kartu Nama, Cover Buku, Brosur, Paper Bag, Map dan masih banyak lagi. Gramaturnya mulai dari 190gr, 210gr, 230 gr, 260 gr, 310 gr, 350 gr dan 400 gr.

  1. Ivory

Kertas Jenis ini sama seperti Art Carton, hanya kertas jenis ini cuma mempunyai satu sisi yang licin satu sisinya tanpa coating. Jenis Kertas ini banyak di gunakan untuk mencetak Paper Bag, Dus – Dus Kosmetik. Gramaturnya mulai dari 210 gr, 230 gr, 250 gr, 310gr, 400 gr.

  1. Dupleks

Kertas Jenis ini hanya mempunyai satu sisi putih dan sisi lainnya berwarna abu – abu. Jenis Kertas ini sering digunakan untuk mencetak Packaging Obat – Obatan atau Makanan. Gramaturnya mulai dari 250 gr, 270 gr, 310 gr, 350 gr, 400 gr, 450 gr, dan 500 gr.

  1. HVS

Jenis Kertas ini memiliki permukaan yang kasar. Kertas jenis ini biasa digunakan untuk mencetak Buku atau Fotocopy. Gramaturnya mulai dari 60 gr, 70 gr, 80 gr, 100 gr.

  1. Samson Kraft

Kertas jenis ini berasal dari proses daur ulang dan memiliki warna coklat. Kertas jenis ini banyak digunakan untuk Paper Bag atau Bungkus. Gramaturnya yang sering dipakai 70gr dan 80 gr.

  1. BW, BC, Linen Jepang dan concord

Kertas jenis ini mempunya permukaan tekstur dan jenis kertas mempunyai banyak warna. Kertas jenis ini banyak digunakan untuk mencetak Kartu Nama dan Sertifikat. Gramaturnya yang biasa dipakai 160 gr, 220 gr, 250 gr.

  1. Yellow Board

Jenis kertas ini cukup tebal, biasa digunakan untuk rangka dalam suatu undangan hard cover. Kertas ini tidak bisa dicetak offset, biasanya dilapis dengan art paper atau dupleks. Kertas ini dibedakan berdasarkan ketebalannya, biasanya disebut YB 30 dan YB 40.

  1. Fancy Paper

Jenis kertas dengan beragam warna dan karakteristik. Umum digunakan untuk membuat undangan. Ada banyak jenisnya seperti millennium, jasmine, java emboss, Hawaii dan lain-lain. Gramaturnya juga cukup beragam mulai dari 80 gr, 100 gr, 220 gr, 300 gr.

  1. Corugoated

Jenis kertas bergelombang untuk dos packing seperti dos indomie, dos computer dan lain sebagainya. Sama halnya dengan yellow board, kertas ini biasanya ditempel dengan kertas lain.

Semoga penjelasan jenis – jenis kertas dalam dunia percetakan di atas bermanfaat bagi para pembaca.

 

Terima Kasih. Salam sukses 🙂

BINTANG NUSANTARA MAP – SAMPUL MAP IJAZAH RAPORT KURTILAS Kami produsen sampul map ijazah dan raport yang sudah berpengalaman lebih dari satu dekade, kami sudah menangani berbagai sekolah, kampus/universitas, instansi dari berbagai wilayah nusantara. Kapasitas mesin pabrik kami sudah masuk dalam standar tender. Untuk Pemesanan KLIK DISINI | HOTLINE: (022) 6037483 / 081322422522 | E-mail: bintangnusantaramap@gmail.com

Byniken swastika

Mengapa e-KTP

Proyek e-KTP dilatarbelakangi oleh sistem pembuatan KTP konvensional di Indonesia yang memungkinkan seseorang dapat memiliki lebih dari satu KTP. Hal ini disebabkan belum adanya basis data terpadu yang menghimpun data penduduk dari seluruh Indonesia. Fakta tersebut memberi peluang penduduk yang ingin berbuat curang terhadap negara dengan menduplikasi KTP-nya. Beberapa diantaranya digunakan untuk hal-hal berikut:

  1. Menghindari pajak
  2. Memudahkan pembuatan paspor yang tidak dapat dibuat di seluruh kota
  3. Mengamankan korupsi
  4. Menyembunyikan identitas (misalnya oleh para teroris)

Kartu identitas elektronik telah banyak digunakan di negara-negara di Eropa antara lain Austria, Belgia, Estonia, Italia, Finlandia, Serbia, Spanyol dan Swedia, di Timur Tengah yaitu Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Mesir dan Maroko, dan di Asia yaitu India dan China.

Mendagri Gamawan Fauzi membeberkan keunggulan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) yang akan diterapkan di Indonesia, dibandingkan dengan e-KTP yang diterapkan di RRC dan India. Gamawan menyebut, e-KTP di Indonesia lebih komprehensif.

Di RRC, Kartu e-ID tidak dilengkapi dengan biometrik atau rekaman sidik jari. Di sana, e-ID hanya dilengkapi dengan chip yang berisi data perorangan yang terbatas. Sedang di India, sistem yang digunakan untuk pengelolaan data kependudukan adalah sistem UID (unique Identification), yang di Indonesia namanya NIK (Nomor Induk Kependudukan).

“UID diterbitkan melalui register pada 68 titik pelayanan, sedangkan program KTP elektronik di Indonesia akan dilaksanakan di 6.214 kecamatan,” ujar Gamawan.

“Dengan demikian, KTP elektronik yang akan diterapkan di Indonesia merupakan gabungan e-ID RRC dan UID India, karena KTP elektronik dilengkapi dengan biometrik dan chip,”

Demikian pembahasan tentang e-KTP , semoga bermanfaat 🙂

 

BINTANG NUSANTARA MAP – SAMPUL MAP IJAZAH RAPORT KURTILAS Kami produsen sampul map ijazah dan raport yang sudah berpengalaman lebih dari satu dekade, kami sudah menangani berbagai sekolah, kampus/universitas, instansi dari berbagai wilayah nusantara. Kapasitas mesin pabrik kami sudah masuk dalam standar tender. Untuk Pemesanan KLIK DISINI | HOTLINE: (022) 6037483 / 081322422522 | E-mail: bintangnusantaramap@gmail.com